Postingan ini aku buat untuk
teman-teman sekelas aku di SMA. Mudah-mudahan diantara mereka gak ada yang baca karena aku mau curhat blak-blakan
tentang mereka. Kalian juga yang gak sengaja mampir, gak apa-apa kok kalau mau
ditutup lagi, hehehe...
Awalnya, saat kita masih masa
MOPD, aku tidak punya teman seorangpun yang berasal dari SMP yang sama di kelas
ini. Pertama aku memberanikan diri untuk sok kenal sama beberapa orang, tapi
hasilnya “ NIHIL .“ Aku malah dicuekin sama mereka. Oke, satu hari aku bisa nahan.
Hari-hari berikutnya, aku mulai gak bisa nahan soalnya di sekolah aku pasti
sendirian dan pada akhirnya setiap pulang MOPD aku nangis di rumah sampe
mamahku nanya kenapa aku nangis. Saat itu juga aku sempat berpikir, “ Apa aku akan
tahan tinggal 3 tahun sama kalian? “ Aku juga memohon “ Aku mohon..jangan
sampai aku membenci kalian semua dan memasukan kalian ke catatan hitam hidupku
.“ LOL
Di akhir MOPD, diadain acara
kemping. Sampai situ pun aku belum dapet temen yang deket banget, ya meskipun
emang “baik-baik”. Jadi lewat aja cerita kempingnya OKE? Langsung ke malam
terakhir aja. Malam itu aku sempat ngobrol sama temen sekelas yang namanya
Dhika ( ini cewek lho..). dia ramah sama aku juga kayanya mau berteman, ya udah
semenjak itu kayanya temen yang sering ngobrol sama aku cuma dia. Makasih
Dhika, you are my angle...hahaha
Pembelajaran efektif pun dimulai.
Saat itu, temanku bertambah lagi dengan hadirnya Fitri. Hahaha..oke lah di
sekolah aku udah mulai bisa bersosialisasi cukup baik. Titik balik hidup aku
terjadi setelah Ulangan Tengah Semester, yang mana nilai Matematika ku dapet
100. Nah, mulai deh kehidupan sosialku mulai berjalan lancar. ( Gak tau deh
kalo waktu itu nilaiku 60, gimana aku sekarang? Haha ).
Saat aku di kelas 1, aku deket
sama Dhika, Fitri, Mia, Dian, Lutpi, Yuli Y dan Nita A karena bangku kita yang
berdekatan. Kita lumayan sering maen bareng, ke rumah setiap personil hehe ya
meskipun gak semuanya. Hidup di kelas 1 aku habiskan bersama kalian dan itu
sangat menyenangkan, terimakasih kawan...:’)
Masalah yang timbul di kelas 1
adalah ada seorang temen yang “ kayaknya” gak suka sama aku. Nah, karena
perasaan aku yang kayak gitu dan dia juga kayaknya sering banget nyindir aku,
yah pada akhirnya aku juga balik gak suka sama dia. Tapi itu sih masih
kayaknya, sampai sekarang juga gak ada jawaban yang pasti. Entahlah,
mudah-mudahan itu cuma perasaanku aja.
Oke, kita beranjak ke kelas 2.
Kehidupan ini diawali dengan study tour sekolah. Di dalam bis, aku duduk bareng
Yuli Farwati ( yang selanjutnya aku panggil Uu ). Karena di bis bareng, kelas 2
aku jadi sebangku sama dia. Uu punya temen deket yaitu Ina sama Deuis. Mereka
berdua duduk di depan bangku kita. Dari sanalah kita mulai deket dan akhirnya
kita ya bisa dibilang bersahabat. Kita banyak banget ngelakuin hal-hal berdosa
sama orang lain ( karena kita sering banget bohongin orang, kec UU ). Tapi kita
bohong juga cuma buat hiburan aja. Entah darimana itu kebiasaan muncul dan
akhirnya imej kita jadi sebagai “ Para
Pendusta. “ Aku sangat bahagia hidup sama mereka, selain itu juga kehidupanku
di kelas jadi lebih hidup karena aku jadi lebih berani buat ngobrol sama
temen-temen lain, mungkin itu juga karena geng Para Pendusta ku yang emang
cerewet-cerewet dan gak bisa diem. Tapi itu, yang membuat aku jatuh cinta sama
kalian....<3 hohoho...
Seiring berjalannya waktu, aku
juga makin deket sama Santi, Erin, Sopi dan Riska. Mungkin karena bangku kita
yang sejajar. Kalau Santi itu orangnya blak-blakan jadi kalau saling menghina
pun gak jadi masalah. Terus Erin, kita bisa deket soalnya kita sama-sama suka
sama Korea terlebih lagi Super Junior. Terus Sopi, dia itu udah aku anggep kaya
kakak ku. Soalnya dia enak diajak berantem dan gak marah kalau aku jailin dan
juga suka ngasih nasehat yang gak aku dengerin (padahal aku dengerin tuh)
Ssst... Dan Riska? Karena kita Prakerin di tempat yang sama.
Kita berenam ( aku, Uu, Deuis,
Ina, erin dan Sant i) punya basecamp yang tentunya sangat nyaman, yaitu kosan
Eriiinnnn.... Disana kita sering nonton film bareng dan kosan Erin lah yang
menjadi korbannya. Itu adalah salah satu tempat ternyaman buat aku di dunia ini
hahahah...
Kita semua naik ke kelas 3.
Hidupku di sekolah makin menyenangkan dan semakin menyenangkan. Aku mulai deket
sama semua temen kelas, ya meskipun gak deket banget. Kalau inget
kenangan-kenangan sama mereka aku gak tau lagi harus bersyukur segimana lagi
karena hidupku jadi jauh lebih bahagia bareng mereka. Meskipun selalu ada aja
masalah yang menyertai, tapi itu tidak menyurutkan rasa sayang aku sama mereka.
Meskipun kita gak deket semuanya, tapi rasa bersatu itu dalem banget. Hidup
bersama mereka benar-benar sangat menyenangkan. Kalian itu menjadi obat depresi
aku selama 3 tahun di SMP. Kalian mungkin gak tau, kalau aku sangat tertekan di
SMP, tapi sekelas sama kalian rasanya rasa sakit itu semuanya sembuh. Aku inget
perjuangan-perjuangan kita, terlebih lagi setelah masuk kelas 3. Apalagi
sahabat-sahabat dekatku. Saat kita berjuang untuk sidang, ujikom, UPK. Tapi aku
bisa melewati semua ujian berat itu bersama kalian yang selalu membuat semuanya
nyaman.
Terkadang aku punya
perasaan-perasaan jengkel sama kalian. Tapi aku gak mau mengingat semua itu.
Aku gak peduli sebesar apa rasa jengkel aku sama kalian, yang terpenting adalah
aku ingin tersenyum dan tertawa bersama kalian. Aku ingin melupakan perasaan
itu karena aku hanya ingin mengingat kenangan indah bersama kalian. Sebesar
apapun rasa jengkel dan kesal ku, aku akan melupaknnya, aku tidak akan
mengingatnya, karena hidup bersama kalian terlalu menyenangkan.
Sekarang aku tau jawaban
petanyaan aku saat aku kelas 1 dulu “ Apa aku akan tahan tinggal 3 tahun sama
kalian? “ Aku sekarang tau rasanya tinggal 3 tahun sama kalian dan itu adalah
masa-masa indah dalam hidupku. Manis pahitnya aku rasakan semua. Dan permohonanku
“ Aku mohon..jangan sampai aku membenci kalian semua dan memasukan kalian ke
catatan hitam hidupku .“ Aku gak tau kenapa dulu sampe berpikir kayak gitu.
Kalian bukan masuk ke catatan hitam hidupku tapi kalian masuk ke salah satu
catatan paling terang dalam hidupku. Pertanyaan dan permohonan itu bener-bener
aku tanyakan saat kelas 1 dulu. Dan sekarang aku tahu semuanya, Aku Sayang
Kalian Semua...Aku hanya tidak ingin berpisah dengan kalian tapi waktu itu
pasti akan datang dan aku hanya ingin aku juga jadi salah satu kenangan
terindah dalam hidup kalian.
| I Love You All, and You Have to Love Me...*haha maksa |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar